Minggu, 28 Oktober 2012

STRUKTUR KONTROL


 ini tugas resume ke 5 dan apabila ada kesalahan mohon maaf ea 

aplikasi yang dibuat juga harus dapat memproses secara tepat data yang pengguna inputkan sehingga diharapkan dapat menampilkan output informasi yang tepat pula.
Untuk memproses data tersebut, dibutuhkan adanya prosedur yang tepat yang perlu dibuat yang merupakan suatu intruksi yang harus atau tidak harus dilakukan oleh komputer. Di dalam pemrograman, instruksi yang kita tuliskan dalam bentuk kode bahasa pemrograman, tentunya tidak harus dilakukan semua secara berurutan tetapi program harus bisa memilih apa yang harus dilakukan oleh komputer ketika menemui suatu kondisi khusus yang memerintahkan komputer untuk melakukan atau mengabaikannya.


Terdapat dua jenis Struktur Kontrol yang dapat kita buat di dalam pemrograman Java yaitu :
  1.  Kontrol Percabangan adalah struktur yang memerlukan sebuah atau beberapa kondisi sebelum menjalankan program lainnya. Jika telah memenuhi suatu kondisi, maka pernyataan di dalam kondisi yang sesuai tersebut akan dijalankan. Jika tidak, maka akan mencari kondisi lainnya yang sesuai di dalam kontrol percabangan. Dan jika masih tidak ditemukan kondisi yang sesuai di dalam percabangan tersebut, maka akan dilanjutkan ke instruksi berikutnya di luar percabangan jika ada, dan akan berhenti jika tidak ada kondisi yang sesuai. Ada beberapa instruksi yang dapat kita deklarasikan untuk membuat percabangan dalam pemrograman java antara lain if, if-else dan switch

Kontrol  Percabangan 


·          If adalah if (kondisi) {
 PernyataanJikaMemenuhi;
  }
 atau 
 if (kondisi) {
    PernyataanJikaMemenuhi1;
    PernyataanJikaMemenuhi2; 
    ......

·         if-else adalah if (kondisi) {
  PernyataanJikaMemenuhi1;
  PernyataanJikaMemenuhi2; 
  . . . . 
    }
          else{
    PernyataanJikaTidakMemenuhi1;
    PernyataanJikaTidakMemenuhi2; 
    . . . .
  }

                    Switch adalah switch (switch_ekspresi) {
                      case nilai1 :
                      pernyataan; // jalankan instruksi
                      break;      // hentikan
                      case nilai2 :
                      pernyataan; // jalankan instruksi
                      break;      // hentikan
                      case nilai3 :
                      pernyataan; // jalankan instruksi
                      break;      // hentikan
                      default: 
                      pernyataan; // jalankan instruksi
                      break;      // hentikan
                                                   
}   

 

  1. Kontrol Perulangan, yaitu struktur kontrol yang menangani sebuah instruksi yang dilakukan berulang-ulang hingga suatu kondisi terpenuhi. Blok instruksi perulangan akan diulang secara terus-menerus hingga suatu kondisi terpenuhi. Dalam perulangan, harus terdapat sebuah kondisi yang akan menyebabkan perulangan tersebut terhenti, karena jika tidak, maka perulangan akan melakukan blok instruksi tersebut secara terus-menerus tanpa henti, yang akan menyebabkan kesalahan program. Ada beberapa instruksi yang dapat kita deklarasikan untuk membuat percabangan dalam pemrograman JAVA antara lain for, while dan do-while.
Kontrol perulangan
·         For  adalah for(inisialisasi;kondisi;TahapEkspresi){
   pernyataan1;
   pernyataan2; 
   . . . .
}

·         While adalah while(boolean_ekspresi){
   pernyataan1;
   pernyataan2; 
....
}
  

·         do-while adalah do{
   pernyataan1;
   pernyataan2; 
....
  
 
}while(boolean_ekspresi)



    




Tidak ada komentar:

Posting Komentar